Piijat Bayi

Februari 3, 2009 at 5:51 am (Afiq, Kesehatan) ()

Beberapa hari yang lalu, kami (terdiri dari aq, Afiq, Mak, Ummi Yulfa, Ica, Muhammad, Hanifah, dan Ayuk Yuli) ‘menyerbu’ Klinik Ibnu Sina di Sekip. Tujuannya pijat bayi. Dari itu, saya bermaksud berbagi tentang pijat bayi ini.

Ada 3 kebutuhan pokok bayi, yaitu; kebutuhan nutrisi fisik-biologis yang berguna untuk pertumbuhan otak, sistem sensorik serta motoriknya. Kebutuhan kasih sayang untuk kecerdasan emosi, inter dan intrapersonalnya. Serta kebutuhan stimulasi untuk merangsang semua kerja sistem sensorik dan motoriknya.
Ketiga hal tersebut berperan besar dalam mendongkrak kecerdasan mulitpel dan kreativitas anak (dikutip dari dr. Soedjatmiko, Sp.A(K), MSi. dari Departemen Ilmu Kesehatan Anak FKUI-RSCM, di sini). Salah satu cara memberikan stimulasi ialah dengan pijat bayi yang merupakan stimulasi sentuh.

Manfaat utama pijat bayi :

  • Mengembangkan komunikasi

Sentuhan adalah bentuk komunikasi pertama, sentuhan berarti berbicara. Pijat bayi menggabungkan aspek kedekatan yaitu kontak mata, saling tersenyum dan ekspresi wajah yang lain.

  • Mengurangi stres dan tekanan

Pijatan dapat menenangkan dan menurunkan produksi hormon adrenalin yang selanjutnya akan meningkatkan daya tahan tubuh bayi. Umumnya daya tahan tubuh bayi meningkatkan 30% setelah dipijat 2 kali selama 15 menit.

  • Mengurangi gangguan sakit

Memijat juga dapat membantu bayi mengusir gejala kembung, kolik serta membantunya tidur lebih nyenyak. Tak hanya itu, pijatan juga memperlancar sirkulasi udara di perut sehingga membantu mengeluarkan gas yang terjebak di sana.

  • Mengurangi nyeri

Pijatan yang lembut membantu tubuh melepaskan oksitosin dan endorfin. Kedua hormon ini dapat membantu mengatasi ketidaknyamanan yang dirasakan si kecil akibat nyeri tumbuh gigi, hidung tersumbat atau tekanan emosi.
(sumber : http://psikopatenan.co.cc/kesehatan-anak/pijat-bayi/#more-7)

Usia tepat untuk melakukan pijat bayi pada 6-7 bulan pertama usia bayi. Waktu yang paling baik adalah pagi hari saat orangtua dan bayi siap memulai hari, dan malam hari untuk membantu bayi tidur lebih nyenyak. Mulailah dari kedua kaki agar bayi tidak merasa kaget. Memakai minyak tradisional dapat memberi manfaat bagi bayi saat dipijat ataupun setelahnya. Bagi kami, biasanya menggunakan Minyak But But yang merupakan produk HPA Industries.
Yang harus diperhatikan, jangan langsung memijat bayi usai ia makan/disusui atau mengantuk, jangan pula membangunkan bayi hanya untuk dipijat, tidak dianjurkan memijat bayi saat tidak begitu sehat, dan memaksakan posisi tertentu ketika memijat.

Tentu saja pijat bayi ini bisa dilakukan sendiri oleh sang ibu sehari-hari. Tetapi sesekali kami membawa balita kami ke klinik Ibnu Sina ini agar dilakukan oleh ahlinya. Hal penting yang harus diingat, dalam praktek sehari-hari hal ini merupakan bagian dari parenting, bukan pengobatan.

Permalink Tinggalkan sebuah Komentar

Bahan Pemanis

Desember 17, 2008 at 4:06 am (Kesehatan) (, , , , )

Beberapa hari lalu, as usual, aku nongkrong di rental, menemukan bahan ketikan menarik. Bahan pemanis. Hal yang sering kita temukan dalam produk makanan maupun minuman. Ditambah hasil gugling, jadilah info berikut.

Pemanis merupakan senyawa kimia yang sering ditambahkan dan digunakan untuk keperluan produk bahan pangan, industri, serta minuman dan makanan kesehatan. Ada dua macam jenis pemanis, yaitu pemanis alami dan pemanis sintetis. Industri pangan lebih menyukai pemanis sintetis karena harga yang murah dan tingkat kemanisan yang lebih tinggi daripada pemanis alami.

gula1Pemanis alami biasanya berasal dari tanaman. Utamanya adalah tebu (saccharum officanarum L) yang hasilnya dikenal sebagai gula alam atau sukrosa. Beberapa pemanis alam yang sering digunakan antara lain ; laktosa, maltosa, galaktosa, gliserol.

Dalam situs kerjasama Prosea dan Yayasan Kehati ada 9 jenis tanaman yang digolongkan sebagai pemanis alami. Antara lain tebu, enau atau aren, lontar, gebang, nipah dan yang lagi populer belakangan ini tanaman stevia.

Jenis berikutnya adalah pemanis sintetis. Jenis ini merupakan tambahan yang menimbulkan rasa manis tetapi tidak memiliki nilai gizi. Pemanis dianggap berbahaya jika dikonsumsi dalam waktu lama dan jumlah tak terbatas. Beberapa di antaranya adalah :

- Sakarin, pemanis ini sebaiknya tidak dikonsumsi oleh wanita hamil. tingkat kemanisan 200-700 kali gula sedangkan harganya paling murah. Di Kanada, sakarin telah dilarang penggunaannya dan dinyatakan sebagai zat adiktif.

- Siklamat, sering digunakan untuk permen atau minuman. Bahan ini juga disarankan untuk tidak dikonsumsi oleh wanita hamil. Berbeda dengan sakarin, siklamat menimbulkan rasa manis tanpa rasa ikutan (tidak ada after taste-nya). Siklamat memunculkan banyak gangguan bagi kesehatan, di antaranya tremor, migrain dan sakit kepala, kehilangan daya ingat, bingung, insomnia, iritasi, asma, hipertensi, diare, sakit perut, alergi, impotensi dan gangguan seksual, kebotakan, dan kanker otak. Penggunaan siklamat juga sudah dilarang di ASEAN, kecuali Indonesia.

- Aspartam, bisa ditemukan pada produk gula rendah kalori. Bahan ini dianggap aman untuk wanita hamil. Rasanya 200 kali lebih manis dibanding gula biasa.

Selain itu masih ada 10 jenis pamanis buatan lain yang diizinkan penggunaannya di Indonesia (bandingkan dengan negara ASEAN lain yang berkisar dua sampai lima jenis saja).

Pemakaian pemanis buatan sangat perlu diwaspadai. Tetapi pemanis sintetis tidak melulu negatif. Penggunaan bersifat positif antara lain :sakarin

- Penggunaan bagi penderita diabetes melitus untuk menghindari bahaya gula.

- Memenuhi kebutuhan rendah kalori bagi penderita kegemukan.

- Sebagai penyalut obat.

- Menghindari kerusakan gigi.

Sewaktu melakukan pencarian, didapatkan juga daftar makanan/jajanan anak biang kanker disini.

Nah, begitulah. Semoga bermanfaat.

Permalink 1 Komentar

At 5 a.m

Desember 12, 2008 at 12:12 am (Jurnal)

At 5 a.m

At 5 a.m

Pukul 5 pagi, alarmmu selalu berbunyi.

Aku selalu terbangun. Kusimak kau mematikan alarm.

Aku menanti, lalu kau mengajakku solat subuh berjamaah.

Indah…

Permalink Tinggalkan sebuah Komentar

Desember 11, 2008 at 4:07 pm (Jurnal)

Lama nih gak nulis. Bukan maksud hati. Ada kejadian berantai yang menunda posting. Kejadian pertama adalah banjir yang melanda 2 hari 2 malam.

Maen Aer selagi banjir

Maen Aer selagi banjir

Banjir

Banjir

Lalu setelah banjir, di tengah cuaca yang gak bagus, si Afiq sakit. Pilek dan demam. Setelah 2 malam begadang, barulah malam ke-3 dia bisa tidur, setelah minum obat dari dr. Rosman, Sp.A. Obatnya ada obat pilek, antibiotik serta racikan yang isinya penurun panas, pereda rasa sakit, obat tidur (makanya bisa tidur) dll.
Selanjutnya, rumah sudah tidak banjir, Afiq sudah tidak panas, mari kita nyalakan komputer… Blam…. monitor rusak!!! Oow…
Setelah beberapa hari di Justin Komputer, monitor kembali dalam keadaan oke. Begitu dipasang, si CPU ngadat!!
Perbaikannya terpaksa ditunda karena menyambut Idul Adha dan qurban.
Setelah ada kesempatan, coba diotak-atik. Setelah nyala si CPU minta repair windows. Ku coba-2 tak juga bisa. Ya sudahlah, aku menyerah…

Permalink Tinggalkan sebuah Komentar

Duren

November 28, 2008 at 1:45 am (Afiq)

Afiq Makan Duren

Afiq makan duren

Sekarang ini, duren lagi banyak banget di Pasar Kuto. Suatu malam minggu kami membelinya. Di Pasar Kuto, Afiq selalu menyebut dengan cadel-nya “yen…yen…” (terjemah: duren… duren….). Setibanya di rumah langsung disantap! Yang namanya makan duren dari pipi, rambut sampe baju belepotan duren.

Info:

Durian adalah nama tumbuhan tropik yang berasal dari Asia Tenggara, sekaligus nama buahnya yang bisa dimakan. Nama ini diambil dari ciri khas kulit buahnya yang keras dan berlekuk-lekuk tajam sehingga menyerupai duri. Varian namanya yang juga populer adalah duren.

Warna buahnya berbeda-beda dari hijau kekuning-kuningan, dan mempunyai bentuk dari bujur hingga bundar. Kulit buahnya bersabut dan permukaannya dipenuhi sudut-sudut tajam (“duri”). Buah mengeluarkan bau yang kuat dan khas. Bagian buah yang dapat dimakan adalah salut biji yang berwarna kekuningan, yang melindungi bijinya.

Banyak orang menganggap buah durian sebagai buah yang enak. Masyarakat sering menyebutnya “raja buah-buahan”. Akan tetapi sebagian orang tidak tahan akan baunya dan menganggapnya berbau busuk. 

 

Setiap 100g salut biji mengandung 90kkal (377kJ). Durian juga banyak mengandung vitamin B1, B2, dan vitamin C.

( Sumber info dari wikipedia)

Permalink Tinggalkan sebuah Komentar

Hello there!!!

November 27, 2008 at 5:23 am (Uncategorized)

Dulu…when I was younger (duile!) aku punya blog. Tapi setelah punya kesibukan ini-itu, gak pernah diisi lagi.

Sekarang, jadi pengen punya lagi. Kayaknya asyik.

Jadilah iinkecil, dunia kecil-ku. Makasih banget buat my little sister. Need learn more, karena udah lama tidak mengikuti sosialita di dunia maya jadi banyak ketinggalan ilmu.

So, bagi yang bisa memberikan tips n trik bersenang-senang di media visual ini, tell me!!!

Permalink Tinggalkan sebuah Komentar